Atasi 5 Kesalahan Menggosok Gigi dengan Sikat Gigi Sensodyne


Menggosok gigi merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap hari. Rutinitas yang sudah dilakukan sejak kecil ini tidak lain untuk menjaga dan merawat kebersihan gigi juga mulut.

Tak heran jika anjuran menggosok gigi minimal dua kali sehari sering digaungkan. Bukan tanpa alasan, kesehatan gigi dan mulut berkaitan erat dengan kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Sayangnya, meski mudah dilakukan, ternyata masih banyak yang sering melakukan kesalahan-kesalahan sepele saat menggosok gigi. Fatalnya, kesalahan sepele yang kerap dilakukan sebagian orang ini justru dapat menimbulkan penyakit pada gigi.

Bukannya bersih, salah dalam menggosok gigi justru dapat memicu kotoran semakin menumpuk. Dengan mengetahui cara yang benar, menggosok gigi sangat efektif membantu menghindari masalah seperti gigi berlubang, juga muncul penyakit gusi hingga gigi ngilu.

Untuk mencegah hal buruk terjadi pada gigimu, yuk cari tahu tujuh kesalahan sepele saat menggosok gigi yang bisa berakibat fatal di bawah ini:

1. Salah memilih sikat gigi
Memilih sikat gigi yang tepat ternyata memberi dampak penting saat menggosok gigi. Pastikan sikat gigi yang digunakan dapat menjangkau semua bagian gigi bahkan hingga bagian tersulit.

Kamu bisa menggunakan sikat gigi sensodyne sebagai pilihat tepat. Sikat gigi satu ini memiliki tektur bulu sikat yang lembut tetapi tetap efektif untuk membersihkan seluruh bagian gigi. Selain itu, bahan bagian kepala gigi lentur guna memudahkan saat menyikat.

Kepala dan bentuk sikat gigi merupakan salah satu bagian yang tidak kalah penting. Terutama bagi kamu yang mempunyai mulut kecil.

2. Terlalu keras dalam menyikat
Jika kebiasaan satu ini masih sering kamu lakukan, sebaiknya segera hentikan. Menggosok gigi terlalu keras dapat membahayakan kesehatan.

Menggosok gigi terlalu keras dapat membuat jaringan gusi melonggar karena tekanan terlalu besar, akibatnya menyebabkan sebagian akar gigi terekspose. Nah, daerah ini sangat sensitif terhadap panas dan dingin. Akar gigi juga lebih rentan mengalami pembentukan lubang dibanding bagian enamel gigi yang lebih keras.

Plak (lapisan koloni bakteri) sebenarnya bertekstur lengket namun juga lembut. Sehingga tidak perlu bersusah payah menggosok terlalu keras untuk membersihkannya.

3. Buru-buru dalam menyikat gigi
Waktu yang tepat untuk menggosok gigi setidaknya membutuhkan dua menit. Sayangnya, kebanyakan orang melakukannya dengan sangat cepat, bahkan di bawah satu menit.

Untuk mengetahui waktu sikat gigi yang dilakukan sudah tepat atau belum, kamu bisa menggunakan stopwatch pada smartphone. Seorang penasihat konsumen untuk American Dental Association, Richard H. Price, menyarankan untuk membagi mulut menjadi empat daerah saat menggosok gigi dan menghabiskan 30 detik pada setiap bagian.

4. Jarang mengganti sikat gigi
Jarang mengganti sikat gigi juga dapat memosisikan gigi dalam keadaan berbahaya. Sikat gigi yang sudah usang keefektifannya dalam membersihkan gigi juga akan sangat berkurang.

Bulu sikat gigi yang telah kasar, melekuk atau melengkung, dan kusut akan kehilangan kemampuannya. Maka dari itu, pastikan mengganti sikat gigi setiap 3-4 bulan sekali. Selain itu, simpanlah sikat gigi pada tempat kering dan terkena udara agar terhindar dari bakteri atau jamur.

5. Arah menggosok gigi yang salah
Menggosok gigi bolak-balik dengan gerakan seperti menyetrika bukanlah cara terbaik untuk membersihkan gigi. Gerakan atau cara menggosok gigi dengan arah yang tidak semestinya ini justru dapat menyebabkan kerusakan pada gigi.

Mulailah menggosok gigi dari gusi dengan gerakan ke atas dan ke bawah. Lakukan dengan gerakan sapuan pendek-pendek dan memutar layaknya menyapu dalam lingkaran kecil. Teknik ini bertujuan agar bulu sikat dapat mengeluarkan plak yang tersembunyi di balik batas gusi.

Nah, sekarang sudah tahu kan kesalahan-kesalahan sepele apa saja yang bisa merusak kesehatan gigi? Beberapa kesalahan saat menggosok gigi ternyata bisa berakibat pada permasalahan gigi seperti, berlubang dan ngilu tak tertahankan.

Rasa tidak nyaman dan nyeri saat gigi ngilu bisa bikin harimu jadi berantakan. Gigi ngilu membutuhkan penanganan cepat agar aktivitas sehari-hari tidak terganggu. Sikat gigi Sensodyne bisa mengurangi nyeri karena gigi ngilu dengan cepat karena terbuat dari bahan berkualitas dan bersahabat banget di gigi dan mulut.

Sumber: Brilio

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.