Pengobatan Alternatif: Sunnah, Larangan, dan Manfaat Bekam


Transformasi - Pengobatan alternatif memang sering kali menjadi pilihan banyak orang. Selain karena harganya yang murah, pengobatan alternatif juga disebut-sebut lebih berkhasiat daripada pengobatan secara medis. 

Selain itu, pengobatan medis yang banyak menggunakan obat-obatan juga disebut-sebut memiliki banyak efek samping. Menjadikan banyak orang memilih pengobatan alternatif.

Salah satunya adalah bekam. Bekam sendiri bahkan disebut-sebut sebagai salah satu teknik pengobatan yang dianjurkan oleh rasul dan merupakan sunnah bagi para pemeluk agama Islam.

Popularitas bekam sendiri kini semakin meningkat seiring ada banyaknya publik figur yang menggunakan teknik ini untuk menjaga kebugarannya. Beberapa di antaranya adalah juara olimpiade renang Michael Phelps, aktris dan aktor Hollywood Jennifer Anniston sampai Victoria Beckham.

Agar manfaat bekam lebih terasa, berikut ini adalah sunnah-sunnah dan juga larangan dalam bekam yang perlu kita ketahui.

Sunnah Bekam
Ada beberapa sunnah dalam melakukan bekam. Beberapa di antaranya adalah hadist, dan waktu bekam,  

Hadist Bekam
Hadist tentang bekam diriwayatkan dari Said bin Jubair RA dari Ibnu Abbas RA dari Nabi Saw bahwa, "kesembuhan bisa diperoleh dengan tiga cara: meminum madu, sayatan pisau bekam, dan sundutan besi panas. Dan aku melarang umatku (menggunakan)pengobatan dengan besi panas. (HR. Bukhari)

Dari ibnu Abbas, "Nabi Saw berbekam dan memberikan upah pada tukang bekam. Seandainya Nabi tahu hal tersebut terlarang, maka Nabi tidak akan memeri upah kepadanya." (HR. Bukhari)

loading...
Rasullullah Saw bersabda, "hendaklah kalian melakukan pengobatan bekam di tengah tengkuk, karena sesungguhnya hal itu merupakan obat dari 72 penyakit." (HR Thabrani)
Rasulullah Saw bersabda, "sesungguhnya pengobatan paling ideal yang kalian pergunakan adalah hijamah (bekam). (Muttafaq 'alaihi)

Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah Saw bersabda, "jika sesuatu yang kalian pergunakan untuk berobat itu terdapat kebaikan, maka hal tersebut adalah hijamah (bekam). (HR. Ibnu Majah, Abu Dawud)

Waktu Bekam
Rasulullah Saw menganjurkan berbekam di tanggal 17, 19, 21 di bulan Qomariyah dalam kalender Hijriyah. Sementara itu, Rasul juga menyebutkan hari baik untuk berbekam. Beberapa hari yang baik untuk bekan adalah Senin, Selasa, dan juga hari Kamis. Sementara itu, sebaliknya, hari Rabu, Jumat, Sabtu, dan juga Minggu dianjurkan untuk dihindari untuk berbekam.

Titik-Titik Bekam
Ada beberapa titik yang dianjurkan sebagai tempat bekam. Di antaranya:
  • Di tengah kepala atau puncak kepala,
  • Bagian Punuk atau pundak,
  • Di bawah garis bawah rambut dan kepala belakang,
  • Titik bahu
  • Pinggang
  • Belakang pusar atau dua jari dari atas tulang belakang,
  • Titik Punggung Atas Telapak Kaki

Beragam sunnah tersebut memberikan banyak manfaat untuk istirahat. Di antaranya adalah memperbaiki sistem tubuh, mengobati masalah kulit, meredakan nyeri, menghilangkan kelelahan, menurunkan demam, melancarkan peredaran darah, dan membuang racun serta menurunkan kolesterol.

Akan tetapi bekam sendiri memiliki beberapa anjuran yang bersifat larangan. Beberapa di antaranya adalah jarak waktu bekam biasanya tidak boleh terlalu sering. Bahkan untuk yang memiliki penyakit parah pun, paling sering hanya boleh terapi bekam per tujuh hari selama beberapa kali pertemuan.

***

Itulah beberapa hal pentintg terkait bekam. Terutama tentang sunah bekam, larangan bekam, dan juga manfaat dari bekam. PEngobatan alternatif ini sudah dijalankan lebih dari ribuan tahun. 

Manfaat dari bekam sendiri sudah banyak dirasakan orang. Sehingga tidak heran jika kini bekam semakin naik daun dan menjadi pilihan utama pengobatan alternatif yang ada.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.