Kenali Beberapa Gejala Demam Pada Anak Sebelum Terlambat


Melihat tumbuh kembang si buah hati begitu aktif, tentu Anda sebagai orang tua akan merasa senang. Anak yang aktif mengindikasikan bahwa anak sedang dalam kondisi sehat. Anak yang aktif biasanya banyak melakukan aktifitas seperti bermain bersama teman-temannya, berlarian, berteriak kegirangan, tidak bisa diam, dan masih banyak lagi. Namun, demam pada anak bisa saja mendadak terjadi ketika anak tiba-tiba menjadi pendiam. 

Demam pada anak umumnya tidak berbahaya. Demam yang disertai pilek misalnya. Hal tersebut biasanya disebabkan oleh cuaca dingin yang ekstrim sehingga anak sakit. Selain itu, demam juga bisa pertanda bahwa ada masalah pada tubuh anak, misalnya sedang tumbuh gigi. Namun, demam disertai gejala yang tidak biasa seperti timbul bintik-bintik merah pada kulit, muntah, mimisan, dan lainnya, bisa jadi anak Anda mengalami demam berdarah.

Demam berdarah atau DBD merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh virus yang ditularkan melalui gigitan nyamuk. Penyakit demam berdarah tidak hanya menyerang orang dewasa, tetapi juga anak-anak. Gejala yang muncul biasanya tidak disadari karena hanya mirip demam biasa. Namun hari demi hari demam semakin tinggi dan gejala lain mulai bermunculan. 

Gejala Demam Berdarah Pada Anak
Jika anak Anda mengalami gejala demam berdarah, maka segera bawa anak Anda ke rumah sakit. Tindakan ini sangat penting karena tubuh anak maupun balita lebih rentan sehingga membutuhkan penanganan yang lebih serius. Lalu apa saja gejala-gejala demam berdarah? Simak ulasannya di bawah ini.
loading...

1. Demam tinggi
Jika anak Anda tiba-tiba mengalami demam tinggi, maka Anda harus segera waspada. Demam ini biasanya berlangsung selama satu minggu. Demam ini biasanya mencapai 40 derajat celcius, namun biasanya demam mendadak turun keesokan harinya seakan akan sembuh. Namun demam kembali tinggi disertai dengan badan menggigil. Segera bawa anak Anda ke dokter atau ke puskesmas terdekat jika mengalami gejala di atas.

2. Sakit pada bagian tubuh
Anak yang mengeluh sakit pada beberapa bagian tubuhnya bisa jadi mengalami gejala demam berdarah. Anak biasanya mengeluhkan sakit pada bagian belakang mata dan tulang punggung. Hal ini akan membuat anak menjadi tidak bergairah dan merasa lemas. Selain itu, wajahnya pun akan terlihat pucat disertai dengan sakit kepala.

3. Muncul bintik-bintik merah
Gejala lain yang ditimbulkan demam berdarah yaitu munculnya bintik-bintik merah pada seluruh tubuh. Bintik-bintik ini disebabkan oleh virus dengue yang menyerang sistem pembekuan darah di dalam tubuh. Jangan menunda-nunda untuk membawa anak Anda ke doketr atau puskesmas jika mengalami gejala ini.

4. Muntah Darah dan Mimisan
Gejala yang selanjutnya yaitu muntah darah dan mimisan. Gejala ini biasanya terjadi jika sudah mengalami fase dbd yang paling parah. Darah bisa berwarna merah maupun hitam pekat. Selain itu, muntah darah dan mimisan ini disertai dengan kulit yang mudah memar. Penanganan yag lebih lanjut diperlukan saat fase ini.

5. Pembengkakakn kelenjar getah bening
Pembengkakan kelenjar getah bening akan terjadi apabila tubuh mengalami infeksi saat terkena demam berdarah. Pembengkakan ini terjadi karena tubuh berusaha untuk melawan infeksi virus yang ada pada tubuh. Jika anak Anda mengalami gejala ini, segera bawa ke puskesmas terdekat.

Itulah beberapa gejala demam berdarah pada anak yang harus Anda waspadai. Demam pada anak yang biasa bisa Anda tangani dengan cara pengobatan sendiri maupun dari resep dokter.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.